Praktikum Sastra ke-25 FKIP dibuka, Diikuti 1.256 Peserta se-Propinsi Riau

Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dr Mangatur Sinaga M Hum dalam sambutannya melaporkan bahwa adanya peningkatan jumlah peserta pada Praktikum Sastra ke-25 ini. Kegiatan ini diikuti 1.256 peserta, terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA dan juga Mahasiswa. Ada 25 jenis perlombaan yang diadakan dalam kegiatan ini, di antaranya syair, pembacaan puisi, tes tutulis, debat, mendongeng, cerdas cermat, berbalas pantun, seminar nasional dan lainnya.

Tarian Nusantara kreasi dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ikut serta memeriahkan pembukaan Praktikum Sastra ke-25 ini. Ada tujuh tarian yang ditampilkan yaitu Tarian Saman, Tarian Batak, Tarian Melayu, Tarian Minang, Tarian Jaipong, Tarian Bali dan Tarian Papua.

Mangatur Sinaga mengungkapkan kekhawatiranya, mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia akan menjadi penonton pada kegiatannya sendiri. “Oleh karena itu, saya memohon dan meminta izin kepada dekan agar selama kegiatan ini, perkuliahan mahasiswa digantikan dengan keterlibatan mereka untuk ikut serta menyuksesan kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi tradisi dan juga dapat membentuk karakter serta dapat meningkatkan kedewasaan mahasiswa kita ini,” harap Mangatur Sinaga.

Dekan FKIP Universitas Riau Prof Dr HM Nur Mustafa MPd dalam sambutannya menyampaikan rasa kagumnya terhadap Tarian Nusantara yang ditampilkan. M Nur mengharapkan kepada Wakil Dekan III Dr Mahdum Adnan agar memperhatikan kegiatan mahasiswa ini, mana yang bisa kita tingkatkan untuk Fakultas maupun  tingkat Universitas.Nur ungkapkan Nostalgianya ketika menjadi Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di FKIP Universitas Riau. Dia juga mengatakan bahwa praktikum sastra ini dimulai pada tahun 1981. Pada Dasarnya Kegiatan ini sebagai tolak ukur untuk kita melatih diri mengimplementasikan apa yang kita pelajari di kelas. Jadi sangat disayangkan sekali jika kita tidak melibatkan diri dalam kegiatan ini. Karena suatu saat nanti, kita akan terjun kemasyarakat, akan menjadi guru maka keahlian yang kita miliki diimplementasikan untuk kemajuan Pendidikan Bangsa Indonesia.

M Nur juga mengungkapkan, FKIP sangat mensupport kegiatan ini, termasuk semua prodi pendidikan di FKIP Universitas Riau. Namum ada satu atau dua prodi yang sedang merancang untuk kegiatan kemahasiswaan ini, mudah-mudahan tahun depan semua prodi melaksanakan kegiatan seperti ini pula.

Dalam kesempatan tersebut, M Nur mengabulkan permintaan dari Koordinator Program Studi Bahasa dan sastra Indonesia dan memberikan izin bahwa perkuliahan tidak diliburkan tapi diganti atau dialihkan dengan ikut serta dalam kegiatan ini.

M Nur menegaskan bahwa sudah suatu kewajiban dosen sebagai motivator memotivasi kegiatan-kegiatan mahasiswa ini. “Jangan biarkan mereka sendiri. Dengan adanya motivator atau pun bimbingan dari para dosen, kegiatan Praktikum ataupun olimpiade yang dibentuk akan mencapai keberhasilan dan kesuksesan sebagaimana yang kita harapkan bersama. Oleh karena itu,  turut sertanya dosen dalam kegiatan itu sendiri, baik itu sebagai dewan juri atau sebagai pembimbing ataupun yang lainnya sangat kita perlukan,” tambahnya.

sumber: riauposting.com

Publikasi FKIP UR selengkapnya

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *